Satu tempat yang kan ku singgahi untuk kembali
Satu tempat ternyaman untuk memanjakan diri.
Satu tempat terindah untuk mengawali hari.
Satu tempat yang ku rindu untuk kembali bermimpi.
Suatu
saat aku akan melihat tangis dan penyesalan pada satu sudut jalan
buntu. Tak ada jalan keluar, hanya ada rasa takut dan sesal. Begitu
histeris dan menyala. Kesedihan terasa begitu deras, hingga peluh
membanjiri seluruh tubuh. Tak ada yang bisa ku lakukan, hanya ada satu
pertanyaan dalam pikiranku, "Apakah ini rumahku? tempat aku kembali.."
Suatu
saat aku akan melihat tawa dan tangisan pada satu titik nan luas dan
indah. Begitu megah dan rasa syukur. Banyak cahaya indah menghampiri
dengan sayap-sayap di kanan dan kiri. Tak ada yang bisa aku katakan,
hanya ada satu pertanyaan dalam pikiranku, "Apakah ini rumahku? tempat
aku kembali.."
lalu, dimana aku sekarang? oh, disinilah
aku berada. Tempat yang harus aku jalani. tempat dimana begitu banyak
mimpi yang ku cantumkan pada dinding langit dan ku tunggu Sang Maha
Perkasa membacanya. Tidak, masih ada hal yang harus aku lakukan..
Ini
bukan tentang sebanyak apapun kau cantumkan mimpi-mimpi, tapi ini
tentang sebesar apa kau berusaha untuk mimpi-mimpi. Dari sini kita dapat
tersesat dan masuk ke dalam "satu sudut jalan buntu yang histeris dan
menyala". Dari sini pula kita dapat kembali ke jalan yang "Megah dan
indah".
Rumahmu, Surga atau Neraka?
catatan muhammad irsyad amrullah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar